After Market Close Analysis, 16 January 2023

Analisa harian Index Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah market tutup hari Senin , 16 Januari 2023 menggunakan telegram botchart Deep Q Learning for trading https://t.me/DLQuant_Bot dan telegram channel : https://t.me/DeepLearningTrading . saham yang dianalisa hari ini adalah IHSG, BRMS, ESSA

https://youtu.be/7YA5_pRtLAE

Indeks saham di Asia sore ini Senin (16/1) mayoritas ditutup naik di dorong oleh optimisme atas kondisi ekonomi global seiring dengan meredanya tekanan inflasi di AS dan pembukaan kembali (reopening) ekonomi Tiongkok.

Selain itu, pergerakan naik indeks saham regional juga di topang oleh melemahnya ketakutan atas resesi ekonomi global serta aksi memborong saham yang harganya sudah terlalu murah (bargain hunting).

Namun ruang pergerakan indeks dibatasi oleh sikap waspada investor terhadap apakah bank sentral Jepang, Bank Of Japan (BOJ) akan mempertahankan kebijakan stimulus moneternya pada pertemuan di hari Selasa dan Rabu.

Data Producer Price Index (PPI) Jepang memperlihatkan tingkat inflasi di level produsen melonjak 10.2% Y/Y di bulan Desember, lebih cepat dari kenaikan 9.7% Y/Y di bulan November dan lebih tinggi dari estimasi pasar, 9.5% Y/Y.

Meskipun sejumlah harga komoditas global mulai turun, produsen tetap membebankan kenaikan harga komoditas di masa lampau kepada konsumen.

Untuk tahun 2022, PPI naik 9.7%, tertinggi sejak 1981 dan lebih cepat dari kenaikan 4.6% pada tahun 2021.

Spekulasi mulai bergulir bahwa BOJ akan segera menghapus paket kebijakan stimulus moneter yang bernilai masif seiring dengan kenaikan laju inflasi yang mendongkrak suku bunga jangka panjang sehingga menguji kebulatan tekad BOJ dalam mempertahankan pembatasan pergerakan imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah Jepang bertenor 10 tahun di 0.5%.

Dari dalam negeri, surplus Neraca Perdagangan Indonesia naik menjadi USD 3.89 miliar di bulan Desember 2022 dari USD1 miliar di bulan Desember 2021 karena ekspor yang terus tumbuh positif (+6.58% Y/Y) sementara impor mengalami penurunan 6.61% Y/Y.
Untuk tahun 2022, surplus Neraca Perdagangan mencapai USD 54.46 miliar, naik dari USD36.42 miliar di tahun 2021.

Rasio Gini Indonesia yang digunakan untuk mengukur tingkat ketimpangan sosial berada di 0.381 di bulan September 2022. Angka ini menurun dari rasio Gini 0.384 pada bulan Maret 2022 namun tidak mengalami perubahan jika di banding dengan rasio Gini pada bulan September 2021, 0.381.

Lebih lanjut, persentase penduduk miskin Indonesia pada bulan September 2022 sebesar 9.57%, naik dari 9.54% di bulan Maret 2022 namun turun jika di bandingkan dengan persentase pada bulan September 2021, 9.71%.

Statistik
IHSG: 6,688.057 | +46.227 poin |(+0.70%)

Volume (Shares) : 19.700 Billion
Net Foreign RG : -280.23 Billion
Total Value (IDR) : 9.953 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,255.990 Trillion
Saham naik : 279
Saham turun : 250

Sektor Pendorong
Industri Dasar : +8.997 poin
Finansial : +4.866 poin
Siklikal : +0.987 poin

Top 5 net buy asing RG:
SMGR 31.3 Bn
TLKM 30.9 Bn
KLBF 25.1 Bn
BBNI 12.1 Bn
UNVR 11.9 Bn

Top 5 net sell asing RG:
BBCA -239.2 Bn
BMRI -81.6 Bn
GOTO -41.8 Bn
BBRI -17.7 Bn
ICBP -11.8 Bn

Dibawah ini Data star rotation sektor sektor IDX-IC relatif terhadap pergerakan index Composite IHSG untuk penutupan tanggal 16 Januari 2023.

Bagi Bapak, Ibu dan teman teman yang ingin mendapatkan akses robot @dlquant_bot, silahkan klik menu join botchart @dlquant_bot di halaman https://dlquant.web.id/bot-trial/

Happy trading.. Semoga barokah
DLQuant Admin

*Data reference From Philip Sekuritas Indonesia


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com